The Pet Feeder That Did Not Stop
Cerita bahasa Inggris gratis level A2 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
While watching her parents' house, Callie finds the smart pet feeder has fed the cat six times a day instead of two.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Callie's parents leave for a short trip. They ask her to watch the house. Their cat, Clementine, eats from a smart feeder in the kitchen. It gives her food two times a day.
Orang tua Callie pergi untuk perjalanan singkat. Mereka memintanya menjaga rumah. Kucing mereka, Clementine, makan dari tempat makan pintar di dapur. Alat itu memberinya makan dua kali sehari.
"Just check the app once in a while," Callie's mom says. "It does the rest."
"Cukup periksa aplikasinya sesekali," kata ibu Callie. "Sisanya diurus alatnya."
On the first day, everything seems normal. Callie goes to school and comes home to a quiet house. Clementine naps on the sofa like usual.
Pada hari pertama, semuanya tampak normal. Callie pergi ke sekolah dan pulang ke rumah yang sunyi. Clementine tidur siang di sofa seperti biasa.
On the second day, something feels different. Clementine is not hungry at dinner. She barely touches her bowl and walks away slowly.
Pada hari kedua, ada sesuatu yang terasa berbeda. Clementine tidak lapar saat makan malam. Ia hampir tidak menyentuh mangkuknya dan berjalan pergi dengan lambat.
Callie opens the feeder app on her phone. A long list fills the screen. The feeder gave Clementine food six times that day, not two.
Callie membuka aplikasi tempat makan itu di ponselnya. Sebuah daftar panjang memenuhi layar. Alat itu memberi Clementine makan enam kali hari itu, bukan dua kali.
"Clementine, that is a lot of food," Callie says, laughing a little.
"Clementine, itu makanan yang banyak sekali," kata Callie sambil tertawa kecil.
She calls her neighbor, Bennett, who knows about smart devices. He comes over and looks at the feeder's settings with her.
Ia menelepon tetangganya, Bennett, yang paham soal perangkat pintar. Bennett datang dan memeriksa pengaturan alat itu bersamanya.
"Here's the problem," Bennett says, pointing at the screen. "The schedule has six feeding times instead of two. Someone set it wrong."
"Ini masalahnya," kata Bennett sambil menunjuk layar. "Jadwalnya punya enam waktu makan, bukan dua. Ada yang mengaturnya dengan salah."
Callie remembers her little brother playing with the app before the trip. He probably tapped buttons without knowing what they did.
Callie ingat adik laki-lakinya bermain dengan aplikasi itu sebelum perjalanan. Adiknya mungkin menekan tombol-tombol tanpa tahu fungsinya.
Bennett helps her delete the extra times. They save just two feedings a day. He checks the feeder's clock, and it matches Callie's phone now.
Bennett membantunya menghapus waktu-waktu yang berlebih. Mereka hanya menyimpan dua waktu makan per hari. Ia memeriksa jam alat itu, dan sekarang jamnya sama dengan ponsel Callie.
That evening, the feeder gives Clementine one normal meal. She eats every bite and curls up on the sofa.
Malam itu, alat itu memberi Clementine satu porsi makan yang normal. Ia memakan setiap suapan dan meringkuk di sofa.
"Back to normal," Callie says. She sends her parents a quick message about it.
"Kembali normal," kata Callie. Ia mengirim pesan singkat tentang hal itu kepada orang tuanya.





