The Robot Dog for Grandpa
Cerita bahasa Inggris gratis level A1 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
Xavi and his mom want a pet for Grandpa, but they cannot decide between a robot dog and an old cat.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Xavi's grandpa lives alone in a small house. The evenings are quiet for him. Xavi and his mom want to get him a pet. They sit at the kitchen table with a list.
Kakek Xavi tinggal sendirian di sebuah rumah kecil. Malam-malamnya sepi. Xavi dan ibunya ingin membelikan hewan peliharaan untuknya. Mereka duduk di meja dapur dengan sebuah daftar.
"A robot dog is easy," his mom says. "It needs no food. It needs no walks."
"Anjing robot itu praktis," kata ibunya. "Tidak perlu makanan. Tidak perlu diajak jalan."
Xavi nods. "It can call us if Grandpa falls. But it costs a lot of money. And it needs a new battery every night."
Xavi mengangguk. "Anjing itu bisa menelepon kita kalau Kakek jatuh. Tapi harganya mahal sekali. Dan baterainya harus diganti setiap malam."
"The cat is different," his mom says. "She is at the animal shelter. She is ten years old, and nobody wants her."
"Kalau kucing, lain lagi," kata ibunya. "Dia ada di tempat penampungan hewan. Umurnya sepuluh tahun, dan tidak ada yang mau mengadopsinya."
"A cat needs food and a clean box," says Xavi. "But she is calm, and she is cheap."
"Kucing butuh makanan dan bak pasir yang bersih," kata Xavi. "Tapi dia tenang, dan murah."
They think for a long time. Both ideas are good.
Mereka berpikir lama. Kedua gagasan itu sama-sama bagus.
"Let's ask Grandpa," Xavi says. His mom agrees.
"Kita tanya Kakek saja," kata Xavi. Ibunya setuju.
On Sunday, they take Grandpa to a shop. A robot dog sits on a table. Its eyes light up. It barks and moves its head. Grandpa looks at it. "It is clever," he says.
Hari Minggu, mereka mengajak Kakek ke sebuah toko. Seekor anjing robot duduk di atas meja. Matanya menyala. Anjing itu menggonggong dan menggerakkan kepalanya. Kakek memandanginya. "Pintar sekali," katanya.
Then they go to the shelter. The old cat sits in a box. She looks at Grandpa. She walks slowly to him and sits on his knee.
Lalu mereka pergi ke tempat penampungan. Si kucing tua duduk di dalam sebuah kotak. Ia menatap Kakek. Ia berjalan pelan ke arah Kakek dan duduk di pangkuannya.
Grandpa touches her back. "Why this one?" Xavi asks.
Kakek mengelus punggungnya. "Kenapa yang ini, Kek?" tanya Xavi.
Grandpa smiles. "It is warm," he says.
Kakek tersenyum. "Dia hangat," katanya.






