The Wolf in Sheep's Clothing
A free A2-level English story for language learners, readable online in 7 languages, with an option to listen via the free Storyteller app.
A hungry wolf disguises himself in a sheepskin to sneak past the shepherd's watch and prey on the flock — but the disguise ends up costing him dearly.
A Wolf found great difficulty in getting at the sheep, for the shepherd and his dogs watched them closely.
Seekor Serigala mengalami kesulitan besar untuk mendekati kawanan domba, sebab gembala dan anjing-anjingnya mengawasi mereka dengan ketat.
But one day the Wolf found the skin of a sheep that had been thrown aside. He put it on over his own coat, and strolled down among the flock.
Namun suatu hari Serigala itu menemukan kulit seekor domba yang telah dibuang. Ia mengenakannya menutupi bulunya sendiri, dan berjalan-jalan santai di tengah kawanan domba.
A lamb soon began to follow the Wolf, thinking it was its mother. So, leading the lamb a little apart from the others, the Wolf made a fine meal of her.
Seekor anak domba segera mengikuti Serigala itu, mengira itu adalah induknya. Maka, dengan menuntun anak domba itu sedikit menjauh dari yang lain, Serigala itu menikmati santapan lezat darinya.
For some time he went on deceiving the sheep and enjoying good meals.
Untuk beberapa waktu ia terus menipu domba-domba itu dan menikmati santapan yang lezat.
But one evening the shepherd, wanting a bit of mutton for his supper, happened to pick the very animal in whose skin the Wolf was hiding. And that was the end of the Wolf.
Namun suatu malam, sang gembala, yang ingin sedikit daging domba untuk makan malamnya, kebetulan memilih hewan yang justru menyembunyikan Serigala di dalam kulitnya. Dan itulah akhir dari Serigala tersebut.
The evil we plan for others often falls upon ourselves.
Kejahatan yang kita rencanakan untuk orang lain sering kali menimpa diri kita sendiri.