Sampul The Hum Behind the Wall

Ren moves into a new apartment this month. The rooms are small but bright and clean. Ren likes the quiet street outside. Ren unpacks boxes all afternoon. By evening, every shelf holds its own books.

Ren pindah ke apartemen baru bulan ini. Ruangan-ruangannya kecil tetapi terang dan bersih. Ren suka jalan yang sepi di luar. Ren membongkar kardus sepanjang sore. Menjelang malam, setiap rak sudah terisi buku-bukunya.

On the first night, Ren hears a strange hum. It comes from somewhere behind the bedroom wall. The hum starts at exactly ten o'clock.

Pada malam pertama, Ren mendengar dengungan aneh. Suaranya datang dari suatu tempat di balik dinding kamar tidur. Dengungan itu mulai tepat pukul sepuluh.

Ren sits up and listens carefully. The sound is low and steady. It stops again at eleven o'clock.

Ren duduk tegak dan mendengarkan baik-baik. Suaranya rendah dan stabil. Dengungan itu berhenti lagi pada pukul sebelas.

The next night, the hum returns right on time. Ren cannot sleep and feels a little uneasy. Ren begins to imagine strange, silly things.

Malam berikutnya, dengungan itu kembali tepat waktu. Ren tidak bisa tidur dan merasa agak gelisah. Ren mulai membayangkan hal-hal aneh dan konyol.

In the morning, Ren asks the building manager. "Do you know about a hum in the walls?" Ren asks.

Pagi harinya, Ren bertanya kepada pengelola gedung. "Apakah Bapak tahu soal dengungan di dinding?" tanya Ren.

The manager laughs and shakes his head no. "That is just the old water heater," he says. "It turns on every night at ten. The heater sits right behind your bedroom wall."

Pengelola itu tertawa dan menggeleng. "Itu cuma pemanas air tua," katanya. "Pemanas itu menyala setiap malam pukul sepuluh. Letaknya persis di balik dinding kamar tidur Anda."

"That explains it," Ren says, relieved. "I thought something strange lived in there."

"Pantas saja," kata Ren lega. "Saya kira ada sesuatu yang aneh tinggal di sana."

The manager smiles. "The heater is very old. We plan to replace it next year."

Pengelola itu tersenyum. "Pemanas itu sudah sangat tua. Kami berencana menggantinya tahun depan."

That night, the hum starts again at ten. This time, Ren smiles instead of worrying. Ren even taps the wall twice, like a greeting. Ren makes tea and reads on the couch. The steady hum feels like a friendly neighbor now.

Malam itu, dengungan mulai lagi pada pukul sepuluh. Kali ini, Ren tersenyum, bukan cemas. Ren bahkan mengetuk dinding dua kali, seperti menyapa. Ren membuat teh dan membaca di sofa. Dengungan yang stabil itu kini terasa seperti tetangga yang ramah.

🧠 Cek pemahamanmu

  1. What does Ren hear on the first night?

    Lihat jawaban

    Jawaban: A strange hum

    Ren hears a strange hum behind the bedroom wall.

  2. Who does Ren ask about the sound?

    Lihat jawaban

    Jawaban: The building manager

    In the morning, Ren asks the building manager about the hum.

  3. What is really making the hum?

    Lihat jawaban

    Jawaban: An old water heater

    The manager explains that the old water heater turns on every night at ten.

Suka ceritanya? Dengarkan versi lengkap dan cari arti kata apa pun di aplikasi

  • Ketuk kata apa pun untuk melihat artinya
  • Dengarkan setiap cerita sampai habis dan baca offline
  • Ulangi kosakata, latih pelafalan, dan kerjakan kuis
Temukan di Google Play