The Pastry Left on Her Desk
Cerita bahasa Inggris gratis level A2 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
A hard morning at work turns better when Freya finds her favorite pastry waiting on her desk.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Freya has a hard morning at work. Her computer crashes twice, and she spills coffee on her shirt.
Freya mengalami pagi yang berat di kantor. Komputernya mogok dua kali, dan ia menumpahkan kopi di bajunya.
At noon, she walks back to her desk after a long meeting. She stops and stares at her desk.
Tengah hari, ia kembali ke mejanya setelah rapat yang panjang. Ia berhenti dan menatap mejanya.
A small paper bag sits next to her keyboard. Inside, she finds her favorite pastry from the bakery down the street.
Sebuah kantong kertas kecil terletak di samping keyboard-nya. Di dalamnya, ia menemukan kue favoritnya dari toko roti di ujung jalan.
There is no note, but Freya knows who left it. Only one person remembers her favorite pastry: Rowan from the design team.
Tak ada catatan, tetapi Freya tahu siapa yang meninggalkannya. Hanya satu orang yang ingat kue favoritnya: Rowan dari tim desain.
She walks over to his desk with the bag in her hand. "Did you leave this for me?" she asks.
Ia berjalan ke meja Rowan sambil membawa kantong itu. "Kamu yang meninggalkan ini untukku?" tanyanya.
Rowan looks up from his computer and smiles. "Maybe," he says. "You looked tired this morning."
Rowan mendongak dari komputernya dan tersenyum. "Mungkin," katanya. "Pagi tadi kamu kelihatan lelah."
"That's really sweet," Freya says. "Thank you." She feels her face turn a little warm.
"Baik sekali," kata Freya. "Terima kasih." Ia merasakan wajahnya menghangat sedikit.
"It's just a pastry," Rowan says, but he looks pleased. "I remembered you like the ones with the orange filling."
"Cuma kue," kata Rowan, tetapi ia tampak senang. "Aku ingat kamu suka yang isinya jeruk."
Freya sits on the edge of his desk. "Do you want to share it?" she asks.
Freya duduk di tepi meja Rowan. "Mau makan bareng?" tanyanya.
"I already ate mine an hour ago," Rowan says with a laugh. "But I'll watch you eat yours."
"Punyaku sudah kumakan sejam lalu," kata Rowan sambil tertawa. "Tapi aku akan menontonmu makan punyamu."
Freya laughs and opens the bag. She breaks off a piece and eats it slowly. She stays right there at his desk.
Freya tertawa dan membuka kantong itu. Ia mematahkan sepotong dan memakannya pelan-pelan. Ia tetap duduk di sana, di meja Rowan.






