The Delivery Drone
Cerita bahasa Inggris gratis level B1 untuk pelajar, bisa dibaca online dalam 5 bahasa, dengan pilihan untuk mendengarkannya di aplikasi Storyteller gratis.
A delivery drone keeps landing on Malik's porch with packages he never ordered, and he traces the glitch to two streets with overlapping numbers.
Itu cuplikannya! Dengarkan cerita lengkapnya di aplikasi Storyteller gratis. Unduh aplikasi
Audio belum tersedia saat ini.
Malik's neighborhood had started using small delivery drones the previous year. Most people barely looked up anymore when one buzzed overhead. But lately, Malik noticed something odd. A drone kept landing on his porch every afternoon around four, even though he hadn't ordered anything.
Lingkungan tempat tinggal Malik mulai memakai drone pengantar kecil sejak tahun lalu. Kebanyakan orang nyaris tak menengok lagi saat satu drone berdengung di atas kepala. Tetapi belakangan, Malik melihat sesuatu yang janggal. Sebuah drone terus mendarat di terasnya setiap sore sekitar pukul empat, padahal ia tidak memesan apa pun.
The first time, he assumed a neighbor had simply gotten his address wrong. He carried the small package two doors down to a house with a similar number. But the neighbor there, Ravi, said it wasn't his either.
Pertama kali, ia mengira tetangganya salah menuliskan alamat. Ia membawa paket kecil itu ke rumah dua pintu dari situ yang nomornya mirip. Tetapi tetangga di sana, Ravi, berkata itu juga bukan miliknya.
"Weird," Ravi said, shrugging. "Maybe it's a mix-up with the delivery system."
"Aneh," kata Ravi sambil mengangkat bahu. "Mungkin ada kekeliruan di sistem pengirimannya."
The next day, another package arrived at exactly four o'clock. This time, Malik opened the tracking app instead of guessing. The order showed a name he didn't recognize and an address just one digit different from his own. The street curved back around two blocks away.
Keesokan harinya, paket lain tiba tepat pukul empat. Kali ini, Malik membuka aplikasi pelacak, bukan menebak-nebak. Pesanan itu mencantumkan nama yang tidak ia kenal dan alamat yang hanya berbeda satu angka dari alamatnya. Jalannya berbelok dan kembali dua blok dari situ.
Curious now, he decided to actually walk the delivery route himself instead of reporting the problem right away. He wanted to understand what was going wrong before complaining. Following the drone's usual flight path with his eyes, he made a discovery. The two streets ran almost parallel, separated only by a thin strip of trees. The numbering on each one restarted at the same point.
Penasaran, ia memutuskan untuk menyusuri sendiri rute pengiriman itu daripada langsung melapor. Ia ingin memahami apa yang salah sebelum mengeluh. Sambil mengikuti jalur terbang biasa drone itu dengan matanya, ia membuat sebuah penemuan. Kedua jalan itu hampir sejajar, hanya dipisahkan oleh sebaris tipis pepohonan. Penomoran di masing-masing jalan dimulai ulang dari titik yang sama.
Malik reported the issue through the app, explaining exactly what he'd noticed about the overlapping street numbers. Within a day, a message came back thanking him. It confirmed that the drone's navigation system had been updated to tell the two streets apart properly.
Malik melaporkan masalah itu lewat aplikasi, menjelaskan persis apa yang ia lihat tentang nomor jalan yang tumpang tindih. Dalam sehari, sebuah pesan balasan datang, mengucapkan terima kasih. Pesan itu menyatakan bahwa sistem navigasi drone telah diperbarui agar bisa membedakan kedua jalan dengan benar.
A week later, Ravi knocked on Malik's door, holding a small thank-you gift from the delivery company. "They sent this to both of us," he said, grinning. "Apparently we weren't the only ones who'd been getting each other's packages."
Seminggu kemudian, Ravi mengetuk pintu Malik, membawa hadiah terima kasih kecil dari perusahaan pengiriman. "Mereka mengirim ini untuk kita berdua," katanya sambil nyengir. "Rupanya bukan hanya kita yang paketnya saling tertukar."
Malik laughed, glad the strange little mystery had finally been solved. He was even more pleased that it had come with free cookies.
Malik tertawa, senang misteri kecil yang aneh itu akhirnya terpecahkan. Ia lebih senang lagi karena hadiahnya berupa kue gratis.






